Jagung merupakan komoditas pertanian yang sangat strategis di Provinsi Gorontalo, yang dikenal sebagai "Bumi Serambi Madinah," menunjukkan potensi besar baik untuk konsumsi lokal maupun pasar yang lebih luas. Kontribusi jagung terhadap ekonomi daerah dan kesejahteraan petani sangat signifikan, menjadikannya sektor penting yang terus dipantau dan dikembangkan. Pada tahun 2024, Provinsi Gorontalo mencatat total luas pa...
Produksi padi di Provinsi Gorontalo, terjadi fluktuasi yang signifikan antara tahun 2023 dan 2024. Secara keseluruhan, terlihat adanya penurunan total produksi padi dari 251,43 ribu ton GKG pada tahun 2023 menjadi 234,86 ribu ton GKG pada tahun 2024, menandakan penurunan sebesar 6,59%. Penurunan ini mengindikasikan adanya tantangan dalam mencapai kestabilan produksi padi di provinsi tersebut, yang bisa dipengaruhi ol...
Provinsi Gorontalo, yang dikenal dengan kekayaan sumber daya alamnya, memiliki sektor pertanian yang beragam dan potensial, salah satunya adalah produksi sayur-sayuran. Komoditas sayuran memegang peranan penting dalam memenuhi kebutuhan pangan lokal serta berpotensi menjadi penyumbang ekonomi daerah. Berbagai jenis sayuran dibudidayakan di seluruh kabupaten dan kota, dengan adaptasi terhadap kondisi geografis dan ikl...
Sumber daya pertambangan di Provinsi Gorontalo terdiri atas mineral logam dan non-logam. Mineral logam meliputi emas, perak, dan tembaga yang tersebar di Kabupaten Pohuwato, Bone Bolango, dan Gorontalo Utara. Adapun potensi mineral non-logam mencakup andesit, granit, batu gamping, pasir/batu/sirtu, marmer, dan toseki yang tersebar di seluruh kabupaten/kota.
Potensi panas bumi terdapat di tiga lokasi yaitu di Kecamatan Suwawa Kabupaten Bone Bolango, Kecamatan Telaga Biru dan Kecamatan Asparaga Kabupaten Gorontalo. Lokasi Kecamatan Suwawa telah ditetapkan sebagai Wilayah Kerja Pertambangan Panas Bumi sesuai SK Menteri ESDM No. 0025K/30/MEM/2009 tanggal 15 Januari 2009. WKP panas bumi Suwawa seluas 36110 ha dengan potensi terduga sebesar 110 Mwe. WKP Suwawa terdiri atas 3...
Provinsi Gorontalo, dengan kondisi geografis yang strategis dan dukungan agroklimatologi yang prospektif, memegang peranan krusial dalam pengembangan sektor kelapa (Cocos nucifera). Tanaman kelapa di wilayah ini tidak sekadar menjadi komoditas pertanian, melainkan juga berfungsi sebagai pilar ekonomi dan sosial bagi masyarakat setempat. Peta potensi kelapa di Gorontalo mengindikasikan adanya prospek signifikan untuk...
Luas kawasan hutan di Provinsi Gorontalo sesuai SK Menhut No.325/Menhut-II/2010 tanggal 25 Mei 2010 tentang Penunjukan Kawasan Hutan dan Perairan Provinsi Gorontalo adalah seluas 824.668 ha. Kawasan hutan tersebut meliputi 30,45% hutan produksi terbatas, 24,81% hutan lindung, 23,85% hutan produksi konservasi, 10,9% hutan produksi tetap, dan 10% hutan produksi yang dapat dikonversi. Kegiatan pinjam pakai kawasan hutan...
Provinsi Gorontalo, yang memiliki posisi geografis strategis di utara Pulau Sulawesi, menyajikan lanskap pariwisata yang multifaset, dicirikan oleh kekayaan alam, warisan budaya, dan signifikansi historis. Presentasi ini bertujuan untuk mengategorikan dan menganalisis profil destinasi wisata Gorontalo berdasarkan tipologi fungsional dan karakteristik intrinsik, yang selanjutnya dapat diintegrasikan dalam kerangka pen...
Kerajinan Karawo adalah kerajinan menghias berbagai jenis kain dengan berbagai motif sulamanmenggunakan benang polos maupun warna-warni. Proses pembuatan sulaman karawo yaitu dengancara mengiris dan mencabut benang dari serat kain yang sudah jadi kemudian disulam denganberaneka ragam benang sesuai rancangan motif yang diinginkan secara manual. Kerajinan Karawomerupakan kerajinan khas Gorontalo yang sudah berkembang s...
Kakao (Theobroma cacao L.), komoditas perkebunan tropis yang bijinya adalah bahan baku utama cokelat, merupakan salah satu tanaman pangan global terpenting yang tumbuh di khatulistiwa. Produk utamanya meliputi cokelat, bubuk, dan mentega kakao. Meskipun Indonesia adalah produsen kakao terbesar ketiga dunia, sektor ini menghadapi tantangan besar terkait fluktuasi harga karena ketergantungan pada beberapa negara pemaso...
Kopi memiliki potensi yang signifikan di Provinsi Gorontalo, dengan komoditas unggulan yang dikenal, yaitu Kopi Pinogu. Kopi ini tumbuh di kawasan hutan lindung Taman Nasional Bogani Nani Wartabone, tepatnya di Kecamatan Pinogu, Kabupaten Bone Bolango. Kopi Pinogu merupakan salah satu kekayaan sumber daya genetik Gorontalo yang telah lama dikenal sebagai penghasil kopi berkualitas. Kawasan pertanaman kopi di Provinsi...
Sapi potong merupakan salah satu komoditas unggulan Provinsi Gorontalo. Pengiriman sapiantarpulau dilakukan ke Balikpapan melalui jasa tol laut. Sejak dioperasikannya kapal khusus ternakKM Camara Nusantara 5 pada tahun 2019 dengan rute Gorontalo–Tarakan–Balikpapan/Samarinda–Palu–Balikpapan/ Samarinda Gorontalo. Sapi potong telah lama menjadi bagian integral darikehidupan ekonomi dan sosial mas...
Provinsi Gorontalo memiliki kekayaan bahari yang luar biasa dengan potensi perikanan tangkap yangsangat besar. Berdasarkan Kepmen Nomor 19 Tanggal 29 Maret 2022, estimasi total potensi sumberdaya ikan di dua Wilayah Pengelolaan Perikanan (WPP) utama mencapai 1.341.338 Ton per tahun.Angka ini menunjukkan bahwa sektor perikanan tangkap di Gorontalo memiliki kapasitas yangsignifikan untuk dikembangkan lebih jauh. Potens...